Senin, 10 Desember 2018

Awas! Curiga dan Memata-matai Pasangan

(foto ilustrasi)
Selasa, 17 Apr 2018 | 22:16 WIB - Mozaik Islami

MENCARI kesalahan atau memata-matai (tajassus) orang lain hukumnya terlarang. Dilarang oleh Allah dalam al-Quran dan oleh Nabi-Nya Shallallahu alaihi wa sallam dalam hadis.

Allah berfirman, "Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain." (QS. Al-Hujurat: 12)

Umumnya, orang melakukan mata-mata, cari-cari info kesalahan (tajassus), karena dia suudzan kepada korban yang di-mata-matai. Sehingga tindakan tajassus, bisa dipastikan diiringi dengan suudzan. Karena itulah, Nabi Shallallahu alaihi wa sallam menggandengkan dua larangan ini dalam hadisnya, "Hindarilah berprasangka, karena berprasangka itu ucapan yang paling dusta. Dan jangan melakukan tajassus (memata-matai) dan tahassus (mengorek-ngorek berita)." (HR. Ahmad 7858 dan Bukhari 5143)

Nabi Shallallahu alaihi wa sallam juga memberikan ancaman, orang yang mencari-cari aib orang lain, maka Allah akan membeberkan kesalahannya. Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Janganlah kalian menyakiti sesama muslim, jangan menghina mereka, dan jangan mencari-cari kesalahan mereka. Karena orang yang mencari kesalahan saudaranya sesama muslim, maka Allah akan mencari-cari kesalahannya dan membeberkannya, meskipun dia bersembunyi di rumahnya." (HR. Turmudzi 2032 dan dishahihkan al-Albani).

Zaid bin Wahb bercerita: Ada orang yang digelendeng di hadapan Ibnu Masud, "Si A ini di jenggotnya ada tetesan khamr." Lalu Ibnu Masud Radhiyallahu anhu mengatakan, "Kita dilarang untuk tajassus, namun jika dia terang-terangan minum khamr, kita akan menghukumnya." (HR. Abu Daud 4890)

Dan semua dalil ini sifatnya umum. Semua bentuk tajassus kepada sesama muslim, pada asalnya hukumnya dilarang. Sehingga tak terkecuali, antar-suami istri. Imam Ibnu Utsaimin pernah ditanya tentang orang yang memasang rekaman untuk memata-matai istrinya. Jawab beliau, "Menurutku ini termasuk tajassus. Dan tidak boleh bagi siapapun untuk melakukan tajassus kepada sesama muslim. Karena yang boleh kita perhatikan hanya bagian lahiriyah." (Fatawa al-Liqa as-Syahri, no. 50).

Suami anda, istri anda, semua muslim. Dan sesama muslim tidak boleh saling memata-matai atau melakukan tindakan apapun dalam rangka mencari-cari kesalahan orang lain. Termasuk antr-suami istri. Anda menikah utk membangun kebahagiaan. Bagaimana mungkin anda bisa berbahagia, sementara anda saling curiga? Rumah mewah ibarat neraka jika saling curiga di dalamnya. Sebaliknya, gubug tua bisa menjadi surga, ketika suami istri bisa saling mencintai.

Demikian, semoga bermanfaat. Allahu alam. [Ustadz Ammi Nur Baits/lnilah]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

LAINNYA

Empat Sifat Rasulullah yang Harus Diteladani
Kamis, 06 Des 2018 | 19:25 WIB
Empat Sifat Rasulullah yang Harus Diteladani
Bila Istri tak Perawan Lagi Saat Dinikahi
Kamis, 06 Des 2018 | 18:40 WIB
Bila Istri tak Perawan Lagi Saat Dinikahi
Berapa Kebaikan yang Kau Raup Hari Ini?
Kamis, 06 Des 2018 | 17:35 WIB
Berapa Kebaikan yang Kau Raup Hari Ini?
Subhanallah, Ini Dampak Udara Pagi Bagi Kesehatan
Kamis, 06 Des 2018 | 06:24 WIB
Subhanallah, Ini Dampak Udara Pagi Bagi Kesehatan

KOMENTAR

Awas! Curiga dan Memata-matai Pasangan

BERITA TERKAIT

PEMERINTAHAN

2629 dibaca
Gaji Guru Naik Meningkatkan Kualitas Pendidikan dan Menekan Angka Pengangguran
304 dibaca
Walikota dan Wakil Walikota Serang Periode 2018-2023 Dilantik
345 dibaca
Pengumuman Hasil Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Pemkot Cilegon 2018
bkdcilegon

POLITIK

209 dibaca
Bahas Pemilu 2019 Damai di Banten
352 dibaca
Di Sertijab Danrem, Wagub Banten Ingatkan TNI Soal Pemilu 2019

HUKUM & KRIMINAL

251 dibaca
Meresahkan, Tiga Warga Lebak Tersangka Curanmor Diringkus
326 dibaca
Di Pandeglang, Seorang Anak Bacok Ibu Tirinya Hingga Meninggal

PERISTIWA

234 dibaca
Naik Tipe, Polda Banten Diminta Tingkatkan Kamtibmas
259 dibaca
Kapolri Resmikan Kenaikan Tipologi Polda Banten dari Tipe B ke Tipe A

EKONOMI & BISNIS

153 dibaca
Dishub Kota Serang Diminta Tertibkan Trayek Angkum
213 dibaca
Andika Janji Naikan Uang Saku dan Transportasi Penyuluh Pertanian
Top