Minggu, 03 Juli 2022

Aplikasi “Smart City” Lebak

(Foto-Dian Wahyudi)
Jumat, 15 Des 2017 | 07:07 WIB - Lebak Suara Pembaca

Oleh : Dian Wahyudi
Warga Lebak

Beberapa waktu yang lalu saya pernah menulis tema tentang mendorong Inovasi Daerah, berupa Aplikasi untuk pencarian informasi dan memudahkan berbagai pelayanan publik untuk warga Lebak, dengan tajuk Menggagas Aplikasi 3 L, yang dimuat di Koran Kabar Banten dan laman berita online inilahbantendotcodotid pada November 2017 yang lalu.

Tak dipungkiri, tema Smart City tiba-tiba saja menjadi trend menarik, terutama yang berkaitan erat dengan implementasi digitalisasi. Merupakan konsep “kota cerdas” dengan pemanfaatan teknologi dan komunikasi untuk mewujudkan pelayanan masyarakat lebih baik. Kemajuan teknologi informasi diharapkan dapat mendongkrak, sebagai tulang punggung kemajuan ekonomi dan kesejahteraan secara keseluruhan. Konsep Smart City juga akan meningkatkan partisipasi masyarakat dan pemerintah dalam memanfaatkan data, aplikasi, serta memberi masukan maupun kritikan dengan mudah.

Smart city Lebak

“Virus” pengembangan smart city sepertinya terus menjalar ke berbagai daerah. Syukur Alhamdulilah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak cukup terlibat aktif untuk saling berkolaborasi dengan Kabupaten/ Kota lain dan memanfaatkan aplikasi teknologi yang sudah ada. Mencari aplikasi yang dapat diterapkan di Lebak, begitupula sebaliknya sehingga pemerintah daerah tidak harus mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk membangun sejumlah aplikasi.

Kebutuhan dan pengaplikasian teknologi di kabupaten/ kota merupakan hal yang tidak bisa ditawar-tawar lagi, karena masyarakat membutuhkan pelayanan cepat, efisien, dan tepat sasaran. Untuk itu, aparatur pemerintahan harus dapat menyesuaikan perubahan itu dengan meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat.

Untuk itu, saya pernah juga meminta agar Pemkab Lebak, dalam hal ini Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lebak untuk segera mensosialisasikan aplikasi layanan publik yang akan diterapkan, hasil MoU dengan kabupaten/ kota yang telah mengusung Smart City seperti misalnya dengan Kota Bandung.

Sebagaimana informasi di media, yang disampaikan KaDiskominfo Kabupaten Lebak, berikut beberapa aplikasi yang sedang dikembangkan dan merupakan hasil kerjasama dengan pihak lain, baik dengan pemerintah pusat maupun daerah, dengan lembaga, dengan swasta baik institusi maupun perseorangan, yaitu pengembangan aplikasi SPSE (Sistem Pengadaan Secara Elektronik), pengembangan dan mengoperasional aplikasi SIMRAL (Sistem Informasi Managemen Perencanaan Penganggaran dan Pelaporan) yang telah diamanatkan oleh KPK untuk diimplementasikan sebagai salah satu rencana aksi pemberantasan korupsi.

Ditambah aplikasi Lebak Smart City, Sabilulungan untuk layanan hibah dan baksos, Progresio, Silamat dan IMM.
Pemerintah Kabupaten Lebak telah pula memiliki aplikasi publik berbasis smart city yang dimanfaatkan untuk mempromosikan kekayaan potensi alam Lebak demi menarik wisatawan maupun investor. Harapan KaDiskominfo ke depan, data dan informasi tersebut dapat menjadi bahan untuk perencanaan dan evaluasi bagi pemerintah daerah serta menjadi bahan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kemudian, diluncurkan pula aplikasi SILAMAT atau Sistem Informasi Kelahiran dan Kematian, hasil kerjasama Pemkab Lebak dengan Telkomsel yang merupakan aplikasi publik sebagai sistem pendaftaran adminitrasi data kelahiran dan kematian berbasis aplikasi online. Menurut Executive Vice President Area Jabotabek Jabar Telkomsel, Dengan aplikasi ini, nantinya sumber informasi yang terkumpul akan dimanfaatkan oleh jajaran Pemkab Lebak untuk mengefisienkan jalur birokrasi pendataan laporan kelahiran dan kematian warga Kabupaten Lebak.

Aplikasi SILAMAT ini rencananya juga akan terhubung secara langsung dengan pusat data Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Lebak. Dengan demikian, masyarakat Kabupaten Lebak akan diberi kemudahan untuk mendaftarkan informasi kelahiran dan kematian keluarga dan kerabat secara online dan mobile. Setelah mendaftar online melalui SILAMAT, masyarakat cukup membawa bukti hasil pendaftaran online dan kelengkapan berkas administrasi asli ke Dinas Duckcapil Kabupaten Lebak untuk verifikasi lanjutan.

Berikut adapula beberapa Aplikasi yang telah diluncurkan, setelah mencoba menggunakan aplikasi tersebut, secara pribadi saya memandang masih perlu pembenahan, terutama dari segi tampilan dan kelengkapan fiture. Seperti Lebak Smart City, Aplikasi yang diperbarui 1 Desember 2017 ini dikembangkan oleh Id Indicator, Aplikasi hanya berisi lokasi dan informasi saja, baik seputar kota, Rumah Sakit, apotek, properti, berita, video, lapak, kerjaan, kuliner, penginapan, dan informasi lainnya tentang Lebak. Lebak Unique, aplikasi sistem informasi pariwisata Lebak, memuat empat kategori objek wisata, baik wisata alam, wisata budaya, wisata buatan dan wisata religi, serta fasilitas umum yang ada di daerah Lebak. Aplikasi ini menunjukkan informasi objek wisata, letak geografisnya serta deskripsi umum dari objek wisata Lebak. Dikembangkan oleh AWMCOM, diperbarui 30 April 2017.

Ada pula Warung Bisnis UMKM Lebak, Informasi tentang produk UMKM di Kabupaten Lebak. Diperbarui 5 Juni 2017 yang dikembangkan oleh AWMCOM. Aplikasi Bewara, merupakan aplikasi mobile yang bermanfaat untuk melaporkan segala bentuk aspirasi dan keluhan masyarakat kepada pemerintah Lebak dalam bentuk foto, video, lokasi dan tulisan ke pemerintah Lebak. Diperbarui 8 Desember 2017, dikembangkan oleh Id Indicator. Dan OPD Lebak, Aplikasi yang diperuntukan bagi OPD Lebak dalam merespon segala bentuk aspirasi dan keluhan masyarakat melalui aplikasi "Bewara", Aplikasi ini dikembangkan oleh Id Indicator.

Aplikasi yang dikembangkan ini, esensinya adalah harus mempermudah masyarakat untuk mengetahui informasi apapun seputar Kabupaten Lebak, jenis pelayanan pemerintahan, hingga potensi kekayaan sumber daya alam (SDA), serta untuk mempermudah Pemkab Lebak dalam melayani masyarakat, terutama pelayanan publik di Rumah Sakit dan Instansi lainnya, sehingga masyarakat tidak perlu lagi mondar-mandir yang menghabiskan waktu, serta sumber informasi yang terkumpul melalui berbagai aplikasi ini, semoga dimanfaatkan oleh jajaran Pemkab Lebak untuk mengefisienkan jalur birokrasi. Semoga …

#esensi

 

Redaktur: Akew
Bagikan:

KOMENTAR

Aplikasi “Smart City” Lebak

BERITA TERKAIT

INILAH SERANG

106 dibaca
Warga Binuang Digegerkan Penemuan Bayi Perempuan di Semak-semak
101 dibaca
Tabrak Mobil Pick Up, Pengendara Motor Beat Tewas
122 dibaca
Tim Polsek Carenang Tangkap Pelaku Penggelapan Mobil Truk

HUKUM & KRIMINAL

122 dibaca
Tim Polsek Carenang Tangkap Pelaku Penggelapan Mobil Truk
121 dibaca
Personil Polsek Cikeusal Amankan Pelaku Curanmor dari Amukan Warga
118 dibaca
Beli Sabu, Pedagang Ikan Diringkus Satreskoba Polres Serang

POLITIK

94 dibaca
Andika Sebut PK dan PL Ujung Tombak Kemenangan Golkar di Pemilu 2024
97 dibaca
Garap Pemenangan Pemilu 2024 Golkar di Jawa I, Andika Hazrumy Turun Gunung
160 dibaca
Deklarasi, Padepokan Giri Mantaka 'Jemput' Andika Hazrumy untuk Memimpin Banten

PENDIDIKAN

112 dibaca
Hadiri Dies Natalies ke-2 UPG, Andika Sebut Pendidikan Kunci Kemajuan
122 dibaca
Bupati Serang Harap SMK Bismillah jaga Kualitas Kelulusan Siswa
Top