Selasa, 23 Juli 2019

Andika: Pengelolaan Banten Lama Libatkan Masyarakat Hukum Adat   

[Foto Istimewa]
Rabu, 19 Sept 2018 | 20:49 WIB - Serang

lBC, Serang – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Andika Hazrumy mengatakan kawasan Banten Lama hasil revitalisasi kemudian akan dikelola secara bersama-sama oleh sejumlah unsur yang tergabung dalam Badan Pengelola bentukan pemerintah. Unsur-unsur dimaksud, kata Andika, terdiri dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha hdan masyarakat hukum adat setempat.

Hal itu menurut Andika, sesuai dengan ketentuan UU 11/2010 tentang Cagar Budaya. "Prinsipnya akan melibatkan semua pihak terkait dengan tujuan pelestarian aset kebudayaan,” kata Andika dalam sambutannya pada acara Rapat Kerja Agung Lembaga Pemangku Adat Dzurriyat Kesultanan Banten di Hotel Ratu Kota Serang pada Rabu, 19 September 2018.

Diungkapkan Andika, Undang-undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya pasal 97 ayat (1) mengamanatkan Pemerintah dan Pemerintah Daerah memfasilitasi pengelolaan Kawasan Cagar Budaya. Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya sebagaimana dimaksud dilakukan oleh badan pengelola yang dibentuk oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah, dan/atau masyarakat hukum adat.  

Sebagaimana diamanatkan dalam Undangundang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya pasal 97 ayat (4), kata Andika, Badan Pengelola Kawasan dapat terdiri atas unsur Pemerintah dan/atau Pemerintah Daerah, dunia usaha, dan masyarakat. Andika berharap,melalui Badan Pengelola Kesultanan Banten, Keluarga Besar Dzurriyat Kesultanan Banten bisa bersinergi dalam rangka meningkatkan potensi Kawasan Banten Lama sebagai destinasi unggulan wisata budaya dan religi.

“Keluarga Besar Dzurriyat Kesultanan Banten agar terus mengembangkan kenadziran dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat untuk kebersamaan dalam pembangunan daerah di Provinsi Banten,” paparnya.

Menurut Andika, saat ini Pemerintah Provinsi Banten telah melaksanakan revitalisasi Kesultanan Banten baik dari aspek pembangunan Plaza Masjid Agung Banten, penataan PKL di sekitar Masjid maupun pembangunan infrastruktur kawasan Banten Lama. Terkait itu, kata Andika, sejarah mencatat bahwa pada tahun 1678 berdasarkan jumlah penduduk dan kemakmurannya, Banten merupakan kota terbesar di Nusantara. Bahkan termasuk salah satu kota terbesar di dunia pada masa itu.

“Peninggalan Kesultanan Banten sebagai cagar budaya sangat potensial, karena itu, revitalisasi Kawasan Banten Lama menjadi salah satu program strategis Pemerintah Provinsi Banten,” katanya.  

Dipaparkan dia, Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pariwisata Provinsi Banten melakukan segenap kegiatan dalam mendukung Program Revitalisasi Kawasan Banten Lama antara lain melalui pembinaan kelompok sadar wisata, sosialisasi sapta pesona, hingga dukungan terhadap kegiatan festival Surosowan. “Termasuk pengusulan badan pengelola Kawasan Banten Lama itu tadi,” katanya.

Usai acara, kepada wartawan Andika mengatakan, bahwa revitalisasi Banten Lama saat ini telah mencapai 30 persen untuk tahap awal yang meliputri penataan zona inti yakni kawasan utama Banten Lama yakni area sekitar Mesjid Agung Banten. Andika optimistis revitalisasi tahap itu dapat mengejar target Pemprov Banten untuk dapat menggelar syukuran HUT Provinsi Banten ke 17 pada 4 Oktober mendatang dikawasan Banten Lama.

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Andika: Pengelolaan Banten Lama Libatkan Masyarakat Hukum Adat   

PEMERINTAHAN

698 dibaca
Silpa APBD Kabupaten Serang TA 2018 Capai Rp403 Miliar
1849 dibaca
Dinilai Sukses, Bupati Minsel Belajar Kelola BUMD ke Bupati Serang
1712 dibaca
Pemkab Serang Terapkan Sistem Berbasis Elektronik

POLITIK

894 dibaca
Tak Penuhi Kuorum, Paripurna DPRD Kabupaten Serang Batal Digelar
1940 dibaca
Pilkada Serentak 2020, Golkar Banten Prioritaskan Usung Kader
1780 dibaca
Eks Relawan Sebut Kepemimpinan WH–Andika Bergaya Otoriter

HUKUM & KRIMINAL

112 dibaca
Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Anak Alami Peningkatan
2416 dibaca
Orang Tua Kades di Kecamatan Ciruas Dibacok
1467 dibaca
Tiga Pelaku Curas Biasa Aksi di Wilayah KP3B Diringkus

PERISTIWA

1882 dibaca
Bupati Serang: TMMD Bangkitkan Budaya Gotong Royong di Masyarakat 
1959 dibaca
Diduga Terlibat Jual Aset Negara, Kejari Didesak Usut Walikota Serang
1735 dibaca
Peringati HANI 2019, Bupati Serang Canangkan Program Bersih dan Aman

EKONOMI & BISNIS

73 dibaca
Capai Target, Investasi di Kabupaten Serang Serap 1.152 Tenaga Kerja
439 dibaca
Soal Pasir Laut, Bupati Tatu Minta Kajian Tim Ahli Dipublikasikan
Top