Jumat, 18 Januari 2019

Andika: Pengelolaan Banten Lama Libatkan Masyarakat Hukum Adat   

[Foto Istimewa]
Rabu, 19 Sept 2018 | 20:49 WIB - Serang

lBC, Serang – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Andika Hazrumy mengatakan kawasan Banten Lama hasil revitalisasi kemudian akan dikelola secara bersama-sama oleh sejumlah unsur yang tergabung dalam Badan Pengelola bentukan pemerintah. Unsur-unsur dimaksud, kata Andika, terdiri dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha hdan masyarakat hukum adat setempat.

Hal itu menurut Andika, sesuai dengan ketentuan UU 11/2010 tentang Cagar Budaya. "Prinsipnya akan melibatkan semua pihak terkait dengan tujuan pelestarian aset kebudayaan,” kata Andika dalam sambutannya pada acara Rapat Kerja Agung Lembaga Pemangku Adat Dzurriyat Kesultanan Banten di Hotel Ratu Kota Serang pada Rabu, 19 September 2018.

Diungkapkan Andika, Undang-undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya pasal 97 ayat (1) mengamanatkan Pemerintah dan Pemerintah Daerah memfasilitasi pengelolaan Kawasan Cagar Budaya. Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya sebagaimana dimaksud dilakukan oleh badan pengelola yang dibentuk oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah, dan/atau masyarakat hukum adat.  

Sebagaimana diamanatkan dalam Undangundang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya pasal 97 ayat (4), kata Andika, Badan Pengelola Kawasan dapat terdiri atas unsur Pemerintah dan/atau Pemerintah Daerah, dunia usaha, dan masyarakat. Andika berharap,melalui Badan Pengelola Kesultanan Banten, Keluarga Besar Dzurriyat Kesultanan Banten bisa bersinergi dalam rangka meningkatkan potensi Kawasan Banten Lama sebagai destinasi unggulan wisata budaya dan religi.

“Keluarga Besar Dzurriyat Kesultanan Banten agar terus mengembangkan kenadziran dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat untuk kebersamaan dalam pembangunan daerah di Provinsi Banten,” paparnya.

Menurut Andika, saat ini Pemerintah Provinsi Banten telah melaksanakan revitalisasi Kesultanan Banten baik dari aspek pembangunan Plaza Masjid Agung Banten, penataan PKL di sekitar Masjid maupun pembangunan infrastruktur kawasan Banten Lama. Terkait itu, kata Andika, sejarah mencatat bahwa pada tahun 1678 berdasarkan jumlah penduduk dan kemakmurannya, Banten merupakan kota terbesar di Nusantara. Bahkan termasuk salah satu kota terbesar di dunia pada masa itu.

“Peninggalan Kesultanan Banten sebagai cagar budaya sangat potensial, karena itu, revitalisasi Kawasan Banten Lama menjadi salah satu program strategis Pemerintah Provinsi Banten,” katanya.  

Dipaparkan dia, Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pariwisata Provinsi Banten melakukan segenap kegiatan dalam mendukung Program Revitalisasi Kawasan Banten Lama antara lain melalui pembinaan kelompok sadar wisata, sosialisasi sapta pesona, hingga dukungan terhadap kegiatan festival Surosowan. “Termasuk pengusulan badan pengelola Kawasan Banten Lama itu tadi,” katanya.

Usai acara, kepada wartawan Andika mengatakan, bahwa revitalisasi Banten Lama saat ini telah mencapai 30 persen untuk tahap awal yang meliputri penataan zona inti yakni kawasan utama Banten Lama yakni area sekitar Mesjid Agung Banten. Andika optimistis revitalisasi tahap itu dapat mengejar target Pemprov Banten untuk dapat menggelar syukuran HUT Provinsi Banten ke 17 pada 4 Oktober mendatang dikawasan Banten Lama.

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Andika: Pengelolaan Banten Lama Libatkan Masyarakat Hukum Adat   

PEMERINTAHAN

87 dibaca
Andika Sebut Kepercayaan Publik pada Pemprov Banten Meningkat
223 dibaca
Lantik 223 Pejabat, Bupati Serang Sebut Agar Kinerja Lebih Baik
181 dibaca
Pertama di Indonesia, Inspektorat Kabupaten Serang Integrasikan Dua ISO

POLITIK

3952 dibaca
Gubernur Banten Wahidin Halim Dilaporkan ke Bawaslu
847 dibaca
Dukung Prabowo-Sandi, Caleg PBB di Banten Bentuk Pass Lantang
153 dibaca
Debat Capres Bisa untuk Curi Perhatian Rakyat

HUKUM & KRIMINAL

219 dibaca
Mayat Wanita di Cipocok Jaya Ternyata Dibunuh
107 dibaca
Polisi Ringkus Pelaku Curanmor, Penadah dan Pengoplos
333 dibaca
Diduga Otak Pengeroyokan Santri, MH Terancam Dijemput Paksa

PERISTIWA

125 dibaca
Peran Media Penting dalam Sosialisasi Millennial Road Safety Festival
140 dibaca
Gubernur Berikan Bantuan Seragam Sekolah untuk Korban Tsunami

EKONOMI & BISNIS

105 dibaca
Sri Mulyani Jamin Usaha Kecil Digital Bebas Pajak
197 dibaca
Pulihkan Anyer, Pemprov Banten Tinjau Pelarangan Rapat di Hotel
Top