Jumat, 26 April 2019

Andika Minta Mensos Tambah Kuota PKH di Banten

[Foto Istimewa]
Senin, 08 Apr 2019 | 18:57 WIB - Tangerang

lBC, Tangerang - Wakil Gubernur (Wagub) Banten Andika Hazrumy meminta agar kuota penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Provinsi Banten bisa bertambah. Permintaan tersebut disampakan Andika dalam sambutannya pada acara Sosialisasi dan Penyaluran PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahun 2019 tahap kedua di Gedung Olahraga Persada, Desa Sukatani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang pada Senin, 8 April 2019. Hadir mensosialisasikan program tersebut Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita. 

“Mumpung ada Pak Menteri ini, saya mewakili Pemprov Banten meminta agar alokasi penerima PKH di Provinsi Banten dapat ditambah, karena terbukti program ini sangat bermanfaat dalam membantu warga miskin untuk bisa memenuhi kebutuhan dasar,” kata Andika.

Lebih jauh Andika mengatakan, angka kemiskinan di Banten yang pada 2013 itu masih berada di kisaran 9,22 persen menjadi 5,25 persen pada tahun 2018. Menurutnya, hal itu tidak lepas dari keberadaan PKH yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Sementara itu, sebelumnya, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, tmengatakan, merujuk pada survei yang dirlis Badan Pusat Statistik (BPS) pada September 2018, angka kemiskinan di Indonesia kembali turun dari 9.82 persen ke 9.66 persen, sedangkan ketimpangan (gini ratio) turun menjadi 0.389 persen. Survei serupa kembali dilakukan BPS pada bulan Maret 2019.

Dikatakan Mensos, PKH dan BPNT merupakan program prioritas nasional yang dilaksanakan oleh pemerintah melalui Kementerian Sosial sebagai bentuk upaya penurunan angka kemiskinan.

PKH merupakan bantuan sosial bersyarat (conditional cash transfer) untuk keluarga miskin yang memiliki kondisional kesehatan dan pendidikan. Pada 2019 terdapat komponen tambahan bagi keluarga dengan lansia dan penyandang disabilitas.

Mensos melanjutkan, skema bantuan PKH yang sebelumnya diberlakukan flat sebesar Rp1.890.000/keluarga, pada tahun 2019 berubah, disesuaikan dengan beban kebutuhan keluarga. Sementara BPNT merupakan transformasi dari program yang telah berjalan yang dahulu lebih dikenal dengan Raskin/Rastra. Pada Tahun 2018 BPNT diperluas yang semula hanya di 44 Kota menjadi 219 Kabupaten dan Kota dan 295 Kabupaten masih melalui skema Bansos Rastra. 

Untuk diketahui, di tahap kedua ini, bantuan PKH diberikan kepada 312.875 keluarga di Provinsi Banten dengan total anggaran sebesar Rp 210,3 miliar. Dengan demikian total bantuan PKH di Provinsi Banten sampai dengan April 2019 adalah 578,2 miliar.

Adapun penerima BPNT di Provinsi Banten pada tahap kedua ini adalah sebanyak 475.482 keluarga dengan total anggaran sebesar Rp50,2 miliar. Ditambah dengan BPNT tahap 1 sebelumnya, total anggaran BPNT di Banten hingga April 2019 mencapai Rp150,8 miliar.

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Khaerunnisa
Bagikan:

KOMENTAR

Andika Minta Mensos Tambah Kuota PKH di Banten

PEMERINTAHAN

202 dibaca
Tatu Optimis Pemkab Serang Raih WTP Tanpa Catatan dari BPK RI
6828 dibaca
Soal Tiga Guru Dilantik jadi Pejabat, Gubernur WH: Apa, Apa?
5969 dibaca
Guru Diangkat jadi Pejabat, Ombudsman Sebut Melanggar SE MenPAN- RB

POLITIK

21747 dibaca
Akui Kalah di Banten, Ketua TKD Salahkan Masyarakat dan Kyai Ma'ruf
224 dibaca
Tunggu Hasil Resmi KPU, Andika: Kita Jaga Kondusifitas
202 dibaca
Gubernur Tunggu Rekomendasi KASN Soal Tiga ASN Dukung Calon DPD RI

HUKUM & KRIMINAL

194 dibaca
Polisi Tembak Dua Tersangka Perampok Spesialis Mini Market
125 dibaca
Dua Ribu Gram Sabu dari Jaringan Internasional Dimusnahkan
181 dibaca
Polda Selidiki Pemalsuan 80 SPBJ Palsu di Tangerang

PERISTIWA

1252 dibaca
Pertemuan Gubernur Banten dengan HMI Serang Tuai Kritikan
262 dibaca
Satu Petugas KPPS Meninggal Dunia, Bupati Serang Berduka
269 dibaca
Ricuh Saat Demo Gubernur, HMI Lapor ke Propam Polda Banten

EKONOMI & BISNIS

64 dibaca
Layani Pensiunan, Bank Banten Jalin Kemitraan dengan BPR Baturaja
186 dibaca
Bank Banten Dukung Layanan Samsat Nasional Modern Channel
Top