Selasa, 23 Juli 2019

Andika Minta Mensos Tambah Kuota PKH di Banten

[Foto Istimewa]
Senin, 08 Apr 2019 | 18:57 WIB - Tangerang

lBC, Tangerang - Wakil Gubernur (Wagub) Banten Andika Hazrumy meminta agar kuota penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Provinsi Banten bisa bertambah. Permintaan tersebut disampakan Andika dalam sambutannya pada acara Sosialisasi dan Penyaluran PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahun 2019 tahap kedua di Gedung Olahraga Persada, Desa Sukatani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang pada Senin, 8 April 2019. Hadir mensosialisasikan program tersebut Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita. 

“Mumpung ada Pak Menteri ini, saya mewakili Pemprov Banten meminta agar alokasi penerima PKH di Provinsi Banten dapat ditambah, karena terbukti program ini sangat bermanfaat dalam membantu warga miskin untuk bisa memenuhi kebutuhan dasar,” kata Andika.

Lebih jauh Andika mengatakan, angka kemiskinan di Banten yang pada 2013 itu masih berada di kisaran 9,22 persen menjadi 5,25 persen pada tahun 2018. Menurutnya, hal itu tidak lepas dari keberadaan PKH yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Sementara itu, sebelumnya, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, tmengatakan, merujuk pada survei yang dirlis Badan Pusat Statistik (BPS) pada September 2018, angka kemiskinan di Indonesia kembali turun dari 9.82 persen ke 9.66 persen, sedangkan ketimpangan (gini ratio) turun menjadi 0.389 persen. Survei serupa kembali dilakukan BPS pada bulan Maret 2019.

Dikatakan Mensos, PKH dan BPNT merupakan program prioritas nasional yang dilaksanakan oleh pemerintah melalui Kementerian Sosial sebagai bentuk upaya penurunan angka kemiskinan.

PKH merupakan bantuan sosial bersyarat (conditional cash transfer) untuk keluarga miskin yang memiliki kondisional kesehatan dan pendidikan. Pada 2019 terdapat komponen tambahan bagi keluarga dengan lansia dan penyandang disabilitas.

Mensos melanjutkan, skema bantuan PKH yang sebelumnya diberlakukan flat sebesar Rp1.890.000/keluarga, pada tahun 2019 berubah, disesuaikan dengan beban kebutuhan keluarga. Sementara BPNT merupakan transformasi dari program yang telah berjalan yang dahulu lebih dikenal dengan Raskin/Rastra. Pada Tahun 2018 BPNT diperluas yang semula hanya di 44 Kota menjadi 219 Kabupaten dan Kota dan 295 Kabupaten masih melalui skema Bansos Rastra. 

Untuk diketahui, di tahap kedua ini, bantuan PKH diberikan kepada 312.875 keluarga di Provinsi Banten dengan total anggaran sebesar Rp 210,3 miliar. Dengan demikian total bantuan PKH di Provinsi Banten sampai dengan April 2019 adalah 578,2 miliar.

Adapun penerima BPNT di Provinsi Banten pada tahap kedua ini adalah sebanyak 475.482 keluarga dengan total anggaran sebesar Rp50,2 miliar. Ditambah dengan BPNT tahap 1 sebelumnya, total anggaran BPNT di Banten hingga April 2019 mencapai Rp150,8 miliar.

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Khaerunnisa
Bagikan:

KOMENTAR

Andika Minta Mensos Tambah Kuota PKH di Banten

PEMERINTAHAN

697 dibaca
Silpa APBD Kabupaten Serang TA 2018 Capai Rp403 Miliar
1849 dibaca
Dinilai Sukses, Bupati Minsel Belajar Kelola BUMD ke Bupati Serang
1712 dibaca
Pemkab Serang Terapkan Sistem Berbasis Elektronik

POLITIK

893 dibaca
Tak Penuhi Kuorum, Paripurna DPRD Kabupaten Serang Batal Digelar
1939 dibaca
Pilkada Serentak 2020, Golkar Banten Prioritaskan Usung Kader
1780 dibaca
Eks Relawan Sebut Kepemimpinan WH–Andika Bergaya Otoriter

HUKUM & KRIMINAL

108 dibaca
Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Anak Alami Peningkatan
2414 dibaca
Orang Tua Kades di Kecamatan Ciruas Dibacok
1466 dibaca
Tiga Pelaku Curas Biasa Aksi di Wilayah KP3B Diringkus

PERISTIWA

1882 dibaca
Bupati Serang: TMMD Bangkitkan Budaya Gotong Royong di Masyarakat 
1959 dibaca
Diduga Terlibat Jual Aset Negara, Kejari Didesak Usut Walikota Serang
1735 dibaca
Peringati HANI 2019, Bupati Serang Canangkan Program Bersih dan Aman

EKONOMI & BISNIS

71 dibaca
Capai Target, Investasi di Kabupaten Serang Serap 1.152 Tenaga Kerja
439 dibaca
Soal Pasir Laut, Bupati Tatu Minta Kajian Tim Ahli Dipublikasikan
Top