Minggu, 21 Juli 2019

Anak Gubernur Gagal ke Senayan, HMI Kawal Pelanggaran ASN Banten

Wasekum Bidang Eksternal Badko HMI Kabodetabek-Banten, Aliga Abdillah.[Foto Ist]
Selasa, 14 Mei 2019 | 17:25 WIB - Banten Politik

lBC, Serang – Calon Anggota DPD RI dapil Banten, M Fadhlin Akbar gagal melenggang ke senayan. Fadlin tak lain anak dari Gubernur Banten, Wahidin Halim hanya memeroleh 230.918 suara.  

Perolehan suara calon senator (anggota DPD) dari Dapil Banten ini terungkap dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi perolehan suara Pemilu 2019 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten, Kota Serang yang ditutup Senin dinihari, 13 Mei 2019.

Diketahui, nama Fadhlin Akbar ramai di media sosial dan menjadi sorotan pers setelah dikaitkan dengan grup WA yang dibuat FA, kepala seksi di Dindikbud Banten. Grup WA itu berisi, mengajak dan melibatkan aparatur sipil negara (ASN) untuk memilih Fadlin. Anggota grup WA ini ASN eselon 2, eselon 3, eselon 4 dan sejumlah nama yang merupakan non ASN.

Kasus pelibatan ASN dalam grup WA sudah ditangani Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banten yang telah menerbitkan rekomendasi ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk diambil tindakan tegas.

Sebelumnya juga Himpunan Mahasiswa Islam Badan Koordinasi (HMI Badko) Jabodetabek-Banten mengkritik atas keterlibatan ASN mendukung anak Gubernur Banten tersebut dengan melakukan aksi unjukrasa. Saat ini, HMI Badko seolah menyindir atas gagalnya M Fadhlin Akbar.

Semoga Fadlin sabar. Pelajaran bahwa tak ada jabatan yang harus dikejar mati-matian, apalagi sampai berbuat curang,”cetus Wasekum Bidang Eksternal Badko HMI Kabodetabek-Banten, Aliga Abdillah kepada lnilahBanten melalui pesan singkat pada Selasa, 14 Mei 2019.

Baca juga: Andiara Raih Suara Terbanyak Calon DPD Dapil Banten, Anak Gubernur Gagal

“Tapi badko berharap proses hukum atas pelibatan ASN harus tetap dilanjutkan. Dan Badko HMI siap mengawal pelanggaran netralitas ini sampai tuntas,”tegasnya.

Dengan begitu, HMI Badko juga berharap rekomendasi dari Bawaslu ke KASN bisa dijalankan dan di implementasikan ke dalam tahap yang lebih strategis oleh yang bersangkutan, sehingga menegaskan bahwa ASN di Banten itu bersih dan tidak ikut politik.

“ASN milik rakyat, abdi negara. Jangan sampai di kendalikan oleh kekuatan yang arogan,”pungkas Aliga.

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Anak Gubernur Gagal ke Senayan, HMI Kawal Pelanggaran ASN Banten

PEMERINTAHAN

414 dibaca
Silpa APBD Kabupaten Serang TA 2018 Capai Rp403 Miliar
1676 dibaca
Dinilai Sukses, Bupati Minsel Belajar Kelola BUMD ke Bupati Serang
1705 dibaca
Pemkab Serang Terapkan Sistem Berbasis Elektronik

POLITIK

553 dibaca
Tak Penuhi Kuorum, Paripurna DPRD Kabupaten Serang Batal Digelar
1632 dibaca
Pilkada Serentak 2020, Golkar Banten Prioritaskan Usung Kader
1774 dibaca
Eks Relawan Sebut Kepemimpinan WH–Andika Bergaya Otoriter

HUKUM & KRIMINAL

2080 dibaca
Orang Tua Kades di Kecamatan Ciruas Dibacok
1163 dibaca
Tiga Pelaku Curas Biasa Aksi di Wilayah KP3B Diringkus
1256 dibaca
Miliki Catatan Kriminalitas, Dua Perampok Asal Malaysia Tak Bisa Dibawa ke Indonesia

PERISTIWA

1581 dibaca
Bupati Serang: TMMD Bangkitkan Budaya Gotong Royong di Masyarakat 
1759 dibaca
Diduga Terlibat Jual Aset Negara, Kejari Didesak Usut Walikota Serang
1732 dibaca
Peringati HANI 2019, Bupati Serang Canangkan Program Bersih dan Aman

EKONOMI & BISNIS

220 dibaca
Puluhan Perumahan Belum Serah Terima Fasos Fasum ke Pemkab
2825 dibaca
Ratusan Juta Kubik Pasir Laut Banten Bakal Dikeruk untuk Reklamasi
Top