Selasa, 23 Juli 2019

Adakah Tanda Jelang Kematian dari 100, 40, 7 Hari?

[foto:ilustrasi]
Selasa, 26 Mar 2019 | 15:49 WIB - Mozaik Islami

KAIDAH penting yang perlu kita tekankan bahwa semua informasi, keyakinan, pemikiran yang bertentengan dengan al-Quran, hadis shahih maupun realita, adalah kebatilan yang tidak akan pernah bisa diterima. Berdasarkan kaidah ini, kita bisa menilai apakah informasi tersebut benar ataukah batil,

Pertama, Allah menegaskan dalam al-Quran "Tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha mengetahui dengan detail." (QS. Luqman: 34)

Jika kita ditanya, mana yang lebih memungkinkan untuk diupayakan terwujud, merencanakan waktu kematian atau tempat kematian?. Misalnya si A merencanakan waktu kematian, saya ingin mati di usia 63 tahun. Sementara si B merencanakan, saya ingin mati di jogja. Mari kita perhatikan, merencanakan usia, 100 % tidak mungkin bisa dilakukan manusia. Karena bertambah dan berkurangnya umur manusia, di luar kemampuan dan upaya manusia.

Sementara merencanakan tempat mengakhiri hayat, lebih memungkinkan untuk diupayakan manusia. Karena seseorang mungkin saja berencana mati di kota A dan selama hidupnya, dia berusaha untuk tidak keluar dari kota A. Dengan demikian, kita bisa menjawab pertanyaan di atas, bahwa tempat kematian lebih memungkinkan untuk diupayakan terwujud. Meskipun keduanya murni ada dalam kekuasaan Allah.

Kita kembali kepada ayat di atas. Pada ayat di atas, Allah menegaskan, "tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati.." Allah tidak berfirman, "manusia tidak mengetahui kapan dia akan mati.." tapi yang Allah firmankan, "manusia tidak mengetahui dimana dia akan mati." Jika Allah menegaskan bahwa manusia tidak bisa mengetahui tempat kematiannya, maka jelas manusia akan lebih tidak mengetahui berkaitan dengan waktu kematiannya. Karena merencanakan tempat kematian itu lebih memungkinkan untuk lebih memungkinkan untuk diupayakan, dari pada merencanakan waktu kematian.

Sehingga ayat itu sejatinya memberikan pelajaran bagi kita, jika tempat saja manusia gak tahu, apalagi waktunya. Tanda kematian, 100 hari, 40 hari, 7 hari, 3 hari dan 1 hari menjelang kematian, jelas sangat bertentangan dengan ayat di atas. Karena semua tanda di atas berbicara tentang kematian dalam batas waktu.

Kedua, dalam tulisan tersebut digambarkan lauhul mahfudz layaknya pohon. "Selepas Ashar, jantung berdenyut-denyut. Daun yang bertuliskan nama kita di lauh mahfudz akan gugur.." Di mana dalil bahwa lauh mahfudz berupa pohon berdaun?. Padahal Allah sebut lauh mahfudz berupa kitab, "Tidakkah engkau tahu bahwa Allah mengetahui segala yang ada di langit dan di bumi, dan semuanya terdapat dalam kitab." (QS. Al-Hajj: 70).

Ibnu Athiyah mengatakan, "Kitab itu adalah al-Lauh al-Mahfudz." Allah juga menegaskan, "Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lauh Mahfuzh)." Ibnu Abbas mengatakan, "Itu adalah lauhul mahfudz." (al-Bahr al-Muhith, 9/237).

Di ayat lain, Allah juga menegaskan, "Seperti itulah yang mereka dapatkan dari jatah mereka yang telah tertulis dalam al-kitab." Al-Baghawi menafsirkan ayat ini dengan mengatakan, "Jatah mereka yang telah tertulis tentang mereka di al-Lauh al-Mahfudz." (Tafsir al-Baghawi, 3/227).

Memahami keterangan di atas, informasi masalah kematian dan tanda-tandanya, yang sama sekali tidak menyebutkan sumber, tidak selayaknya diperhatikan, apalagi diyakini kebenarannya. Tulisan yang sangat tidak bertanggung jawab dan 100% dusta.

Allahu alam. [UANB/inilah]

 

Bagikan:

LAINNYA

Doa dan Tawakal Lebih Manfaat dari Obat, Asalkan..
Selasa, 23 Jul 2019 | 16:45 WIB
Doa dan Tawakal Lebih Manfaat dari Obat, Asalkan..
Waspadalah! Tercabutnya Nikmat Akibat Maksiat
Minggu, 21 Jul 2019 | 21:05 WIB
Waspadalah! Tercabutnya Nikmat Akibat Maksiat
MendekatI Zina, Curhat dengan Suami Orang
Minggu, 21 Jul 2019 | 20:46 WIB
MendekatI Zina, Curhat dengan Suami Orang
Anda Boleh Berbuat Dosa Asal Ada Lima Syarat Ini
Minggu, 21 Jul 2019 | 13:29 WIB
Anda Boleh Berbuat Dosa Asal Ada Lima Syarat Ini

KOMENTAR

Adakah Tanda Jelang Kematian dari 100, 40, 7 Hari?

PEMERINTAHAN

702 dibaca
Silpa APBD Kabupaten Serang TA 2018 Capai Rp403 Miliar
1849 dibaca
Dinilai Sukses, Bupati Minsel Belajar Kelola BUMD ke Bupati Serang
1712 dibaca
Pemkab Serang Terapkan Sistem Berbasis Elektronik

POLITIK

898 dibaca
Tak Penuhi Kuorum, Paripurna DPRD Kabupaten Serang Batal Digelar
1944 dibaca
Pilkada Serentak 2020, Golkar Banten Prioritaskan Usung Kader
1780 dibaca
Eks Relawan Sebut Kepemimpinan WH–Andika Bergaya Otoriter

HUKUM & KRIMINAL

118 dibaca
Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Anak Alami Peningkatan
2420 dibaca
Orang Tua Kades di Kecamatan Ciruas Dibacok
1471 dibaca
Tiga Pelaku Curas Biasa Aksi di Wilayah KP3B Diringkus

PERISTIWA

1882 dibaca
Bupati Serang: TMMD Bangkitkan Budaya Gotong Royong di Masyarakat 
1959 dibaca
Diduga Terlibat Jual Aset Negara, Kejari Didesak Usut Walikota Serang
1735 dibaca
Peringati HANI 2019, Bupati Serang Canangkan Program Bersih dan Aman

EKONOMI & BISNIS

78 dibaca
Capai Target, Investasi di Kabupaten Serang Serap 1.152 Tenaga Kerja
443 dibaca
Soal Pasir Laut, Bupati Tatu Minta Kajian Tim Ahli Dipublikasikan
Top