Kamis, 22 Oktober 2020

9 Juta KPM Kartu Sembako Non-PKH Terima Rp500 Ribu

Senin, 31 Agt 2020 | 23:07 WIB - Nasional

lBC, Jakarta - Pemerintah memberikan tambahan bantuan tunai Rp500 ribu kepada sembilan juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Kartu Sembako non-PKH.

Hal itu dikatakan oleh Menteri Sosial Juliari P. Batubara saat meluncurkan Program BST untuk KPM Program Sembako non-PKH di Jakarta pada Senin (31/08/2020).

"Kepada para penerima bantuan saya berpesan agar bantuan digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang urgen, seperti membeli kebutuhan pokok. Jangan untuk membeli rokok," katanya.

Mensos Juliari memastikan BST untuk KPM Program Kartu Sembako non-PKH ini sudah dapat dicairkan akhir bulan Agustus ini melalui himpunan bank pemerintah atau Himbara yaitu bank Mandiri, Bank BNI, Bank BTN dan Bank BRI.

"Bantuan ini hanya sekali diberikan yaitu bulan Agustus saja dan mulai bisa diambil KPM akhir pekan ini di seluruh Indonesia," ucapnya.

Penerima bansos program kartu sembako non PKH ini merupakan keluarga miskin dan rentan yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang sangat terdampak pandemi Covid-19.

Mereka yang menerima program ini sudah terdaftar di DTKS. Pada DTKS telah dilakukan up date serta telah siap digunakan," katanya.

Diluncurkannya BST KPM Program Kartu Sembako Non-PKH ini menambah jenis bantuan dari pemerintah melalui Kementerian Sosial kepada masyarakat terdampak pandemi. Sebagaimana diketahui, dalam rangka menanggulangi dampak pandemi, salah satu kebijakan pemerintah adalah membantu masyarakat melalui skema jaring pengaman sosial (JPS).

Bantuan sosial (bansos) dari Kemensos berupa bansos reguler dan bansos khusus. Pada bansos reguler, Kemensos meningkatkan indeks bantuan dan memperluas kepesertaan. Kepesertaan PKH diperluas dari 9,2 juta menjadi 10 juta KPM. Kepesertaan KPM Program Sembako diperluas dari 15,2 juta menjadi 20 juta KPM. Indeks bantuan ditingkatkan dari Rp150 ribu menjadi Rp200 ribu/KPM/bulan.

Kemudian bansos khusus berupa Paket Sembako Bantuan Presiden untuk 1,9 juta KPM di Jakarta dan Bodetabek yang disalurkan selama tiga bulan, sejak April, Mei dan Juni dengan indeks Rp600 ribu/KPM/Bulan. Dan BST untuk 9 juta KPM di luar Jabodetabek yang disalurkan selama tiga bulan, sejak April, Mei dan Juni dengan indeks Rp600 ribu/KPM/Bulan.

Kedua jenis bansos khusus ini diperpanjang untuk periode Juli-Desember dengan indeks Rp300 ribu/KPM/bulan.

"Saya minta agar bantuan segera bisa dibelanjakan agar memutar roda perekonomian. Kita harapkan dapat meringankan beban KPM Program Sembako non-PKH akibat pandemi Covid-19," pungkas Mensos. [lnilahcom]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

9 Juta KPM Kartu Sembako Non-PKH Terima Rp500 Ribu
dewan

PEMERINTAHAN

306 dibaca
PT HGP Serahkan Fasos Fasum Perumahan BCP ke Pemkab Serang
303 dibaca
Susun RKA 2021, Pemkab Serang Gunakan Aplikasi SIPD
xcddcvfsv cvn

POLITIK

77 dibaca
Ciptakan Pilkada Kabupaten Serang Aman Damai Sehat dan sejuk
137 dibaca
Dzikir Bersama, Ratu Tatu Gelar Tasyakuran Golkar Bareng Ulama

HUKUM & KRIMINAL

497 dibaca
Jual Obat Keras Heximer Terancam Hukuman Penjara 15 Tahun

PERISTIWA

81 dibaca
Sepeda Motor Wartawan di Kota Serang Raib Dicuri Maling
Top