Jumat, 25 September 2020

60 Wajib Pajak di Pandeglang Dapat Penghargaan

Sekda Pandeglang, Pery Hasanudin saat emmberi sambutan pada Selasa, 16 Juli 2019.[Foto Istimewa]
Selasa, 16 Jul 2019 | 19:06 WIB - Pandeglang

lBC, Pandeglang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang melalui Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) memberikan penghargaan kepada 60 Wajib Pajak (WP). Penghargaan atas partisipatif ketaatan dan kepatuhannya dalam membayar pajak mulai dari perusahaan, pengusaha hotel, restoran, perbankan, BUMN, BUMD, maupun tempat pengelola hiburan.

Penganugerahaan piagam penghargaan bagi para wajib pajak tersebut diberikan langsung oleh Sekrataris Daerah (Sekda) Pandeglang, Pery Hasanudin didampingi Assisten Administrasi Umum, Undang Suhendar dan Kepala BP2D, Utuy Setiadi di Hotel S'Rizki pada Selasa, 16 Juli  2019.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda menyampaikan apresiasi kepada para wajib pajak yang telah taat dan konsisten dalam membayar pajak. Pajak merupakan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pandeglang. “Hasil dari pajak ini tentunya oleh pemerintah daerah digunakan kembali untuk berbagai pembangunan di Kabupaten Pandeglang,"ungkapnya.

Pemerintah daerah, lanjut sekda, dalam pengelolaan pajak sampai saat ini di nilai telah memenuhi azas profesionalitas. Dimana dalam pengelolaan dan pelayanan ditandai dengan menerapkan transaksi pembayaran secara online, baik pendaftaran, pelaporan dan pembayaranya. “Sehingga dapat menyajikan pengelolaan pajak yang transfaran, dan peluang tindakan koruptif, manipulatif serta tingkat kekeliruan dapat di minimalisir,"terang sekda.

"Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pada wajib pajak yang telah memberikan kontribusi kepada Pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan pembangunan di Kabupaten Pandeglang,"tuturnya.

Senada dikatakan Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kabupaten Pandeglang, Utuy Setiadi. “Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada seluruh wajib pajak yang telah patuh dan partisipatif dalam membayar pajak,"katanya.

Ia menambahkan ada 11 jenis obyek pajak yang menjadi kewenangan pemerintah daerah. “Sedangkan target pajak tahun ini sebesar Rp48 miliar, tentunya untuk mencapai target tersebut di butuhkan ketaatan dan kesadaran wajib pajak,"ungkapnya.

Masih kata Utuy, penghargaan ini juga dimaksudkan sebagai bentuk transfaransi kepada seluruh wajib pajak. Karena pajak itu tidak hanya sekedar mengelola dan tercapainya target, tidak hanya sebatas itu, akan tetapi yang paling terpenting adalah pengelolaan yang baik dan mengedepankan transfaransi.

Apa yang dikerjakan dalam pengelolaan pajak ini harus bisa di akses dan di ketahui oleh seluruh wajib pajak. Oleh karena itu, dalam meningkatkan pelayanan pajak pihaknya telah bekerjasama dengan pihak Bank, dan saat ini juga pihaknya telah menjalin kerjasama dengan PT. Pos Indonesia dalam pembayaran pajak secara online.

“Intinya akses pelayanan terus kami tingkatkan guna mempermudah dan mempercepat pelayanan pembayaran pajak, agar terwujud pembangunan di Kabupaten Pandeglang,"tuturnya.

Pemberian penghargaan kepada wajib pajak atas kepatuhan dan partisipatif dalam membayar pajak, kurang lebih ada 60 WP yang mendapatkan penghargaan ini, dari jumlah tersebut 20 wajib pajak menerima penghargaan secara simbolis dari sekretaris daerah.[Ars]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

60 Wajib Pajak di Pandeglang Dapat Penghargaan

PEMERINTAHAN

382 dibaca
Pemkab Serang jadi Pilot Project Arsitektur SPBE Nasional
530 dibaca
Jelang Pilkada, Pemkab Serang Antisipasi Konflik Sosial

POLITIK

54 dibaca
Dapat Nomor Urut 1, Tatu-Pandji Siap Tuntaskan Pembangunan
72 dibaca
Terapkan Prokes Covid, KPU Tetapkan Nomor Urut Paslon Bupati dan Wabup Serang
268 dibaca
KPU Tetapkan Dua Paslon Bupati dan Wakil Bupati Serang

HUKUM & KRIMINAL

107 dibaca
Polres Serang Berhasil Ungkap Jaringan Narkoba Lintas Provinsi
207 dibaca
Konsumsi Sabu, Janda Cantik Digerebek Polisi

PERISTIWA

235 dibaca
Curi Kotak Amal, TSP jadi Bulan-bulanan Warga
413 dibaca
Razia Prokes, Gugus Tugas Kabupaten Serang Sanksi Puluhan Pelanggar

EKONOMI & BISNIS

108 dibaca
Muswil Dekopin, Andika: Banten Fokus Pemulihan Ekonomi Tanpa Korbankan Kesehatan
Top