Selasa, 23 Juli 2019

5 Besar se-Indonesia, Nilai Investasi di Banten Capai Rp55,8 Triliun

(Foto: Arif Soleh/lnilahBanten)
Kamis, 19 Apr 2018 | 19:36 WIB - Serang Ekonomi & Bisnis

lBC, Serang – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten merilis capaian investasi pada tahun 2017 senilai Rp55,8 triliun baik investasi dari penamaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN). Dari jumlah tersebut terbagi, untuk PMA Rp44 triliun dan senilai Rp15,15 untuk PMDN.

“Kita bicara tahun 2017, dari RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah) kita itu luar biasa. Dari target nasional pun sampai 90 persen. Investasi PMA maupun PMDN itu sebesar Rp55, 8 triliun,” kata Kepala DPMPTSP Banten, Wahyu Wardhana belum lama ini.

Dari capaian investasi tersebut, sambungnya, memang Banten sudah terbukti bahwa Banten menjadi wilayah tujuan utama para investor untuk berinvestasi. Merilis dari tahun 2015 sampai 2017, investasi di Banten termasuk pada posisi 5 besar se-Indonesia.

“Tambah lagi adanya kebijakan gubernur dan wakil gubernur kita punya prioritas program kepada pembangunan infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan. Bahkan saat ini arahannya industri kepariwisataan,”ungkapnya.

Wahyu Wardhana menyebutkan, kebijakan-kebijakan pemerintah atau gubernur dan wakil gubernur tersebut yang mendorong berkembangnya investasi di Banten. Dengan berkembangnya, karena Banten mempunyai potensi wisata yang luar biasa yang belum banyak dikembangkan.

“Mudah-mudahan kedepan dengan adanya perbaikan infrastruktur jalan bisa adanya peningkatan kapasittas jalannya menyumbang atau mendukung para investor untuk masuk ke Banten,”ucapnya.

Sedangkan langkah-langkah DPMPTSP Banten untuk meningkatkan iklim investasi dan realisasi investasi, akan terus mempromosikan potensi yang ada di Banten baik kawasan sektor industri, industri pariwisata maupun lainnya.

“Disisi lain, kita juga meningkatkan pelayanan. Seperti pelayanan perizinan, pelayanan informasi dan sebagainya, supaya nanti para investor merasa lebih mudah dalam berinvenstasi di Banten,”papar Wahyu.

Karenanya, untuk pelayanan perizinaan baik ditingkat provinsi, kabupaten dan kota nanti kewenangannya berbeda-beda, namun itu semua sudah menggunakan aplikasi online. “Jadi para pemohon izin akan mudah mengakses melalui internet untuk mengajukan perizinan investasinya,”terangnya.

“Tentunya akan jadi prioritas juga meningkatkan kualitas pelayanan perizinan baik di sektor industri baik industri logam basah dan kimia. Tapi kedepan yang menjadi priorias industri pariwisata, karena salah satu sektror yang baru untuk diwujudkan,”tambah Wahyu Wardhana.[Adv]

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Akew
Bagikan:

KOMENTAR

5 Besar se-Indonesia, Nilai Investasi di Banten Capai Rp55,8 Triliun

PEMERINTAHAN

701 dibaca
Silpa APBD Kabupaten Serang TA 2018 Capai Rp403 Miliar
1849 dibaca
Dinilai Sukses, Bupati Minsel Belajar Kelola BUMD ke Bupati Serang
1712 dibaca
Pemkab Serang Terapkan Sistem Berbasis Elektronik

POLITIK

897 dibaca
Tak Penuhi Kuorum, Paripurna DPRD Kabupaten Serang Batal Digelar
1943 dibaca
Pilkada Serentak 2020, Golkar Banten Prioritaskan Usung Kader
1780 dibaca
Eks Relawan Sebut Kepemimpinan WH–Andika Bergaya Otoriter

HUKUM & KRIMINAL

116 dibaca
Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Anak Alami Peningkatan
2419 dibaca
Orang Tua Kades di Kecamatan Ciruas Dibacok
1470 dibaca
Tiga Pelaku Curas Biasa Aksi di Wilayah KP3B Diringkus

PERISTIWA

1882 dibaca
Bupati Serang: TMMD Bangkitkan Budaya Gotong Royong di Masyarakat 
1959 dibaca
Diduga Terlibat Jual Aset Negara, Kejari Didesak Usut Walikota Serang
1735 dibaca
Peringati HANI 2019, Bupati Serang Canangkan Program Bersih dan Aman

EKONOMI & BISNIS

77 dibaca
Capai Target, Investasi di Kabupaten Serang Serap 1.152 Tenaga Kerja
442 dibaca
Soal Pasir Laut, Bupati Tatu Minta Kajian Tim Ahli Dipublikasikan
Top