Jumat, 26 April 2019

5 Besar se-Indonesia, Nilai Investasi di Banten Capai Rp55,8 Triliun

(Foto: Arif Soleh/lnilahBanten)
Kamis, 19 Apr 2018 | 19:36 WIB - Serang Ekonomi & Bisnis

lBC, Serang – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten merilis capaian investasi pada tahun 2017 senilai Rp55,8 triliun baik investasi dari penamaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN). Dari jumlah tersebut terbagi, untuk PMA Rp44 triliun dan senilai Rp15,15 untuk PMDN.

“Kita bicara tahun 2017, dari RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah) kita itu luar biasa. Dari target nasional pun sampai 90 persen. Investasi PMA maupun PMDN itu sebesar Rp55, 8 triliun,” kata Kepala DPMPTSP Banten, Wahyu Wardhana belum lama ini.

Dari capaian investasi tersebut, sambungnya, memang Banten sudah terbukti bahwa Banten menjadi wilayah tujuan utama para investor untuk berinvestasi. Merilis dari tahun 2015 sampai 2017, investasi di Banten termasuk pada posisi 5 besar se-Indonesia.

“Tambah lagi adanya kebijakan gubernur dan wakil gubernur kita punya prioritas program kepada pembangunan infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan. Bahkan saat ini arahannya industri kepariwisataan,”ungkapnya.

Wahyu Wardhana menyebutkan, kebijakan-kebijakan pemerintah atau gubernur dan wakil gubernur tersebut yang mendorong berkembangnya investasi di Banten. Dengan berkembangnya, karena Banten mempunyai potensi wisata yang luar biasa yang belum banyak dikembangkan.

“Mudah-mudahan kedepan dengan adanya perbaikan infrastruktur jalan bisa adanya peningkatan kapasittas jalannya menyumbang atau mendukung para investor untuk masuk ke Banten,”ucapnya.

Sedangkan langkah-langkah DPMPTSP Banten untuk meningkatkan iklim investasi dan realisasi investasi, akan terus mempromosikan potensi yang ada di Banten baik kawasan sektor industri, industri pariwisata maupun lainnya.

“Disisi lain, kita juga meningkatkan pelayanan. Seperti pelayanan perizinan, pelayanan informasi dan sebagainya, supaya nanti para investor merasa lebih mudah dalam berinvenstasi di Banten,”papar Wahyu.

Karenanya, untuk pelayanan perizinaan baik ditingkat provinsi, kabupaten dan kota nanti kewenangannya berbeda-beda, namun itu semua sudah menggunakan aplikasi online. “Jadi para pemohon izin akan mudah mengakses melalui internet untuk mengajukan perizinan investasinya,”terangnya.

“Tentunya akan jadi prioritas juga meningkatkan kualitas pelayanan perizinan baik di sektor industri baik industri logam basah dan kimia. Tapi kedepan yang menjadi priorias industri pariwisata, karena salah satu sektror yang baru untuk diwujudkan,”tambah Wahyu Wardhana.[Adv]

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Akew
Bagikan:

KOMENTAR

5 Besar se-Indonesia, Nilai Investasi di Banten Capai Rp55,8 Triliun

PEMERINTAHAN

203 dibaca
Tatu Optimis Pemkab Serang Raih WTP Tanpa Catatan dari BPK RI
6828 dibaca
Soal Tiga Guru Dilantik jadi Pejabat, Gubernur WH: Apa, Apa?
5969 dibaca
Guru Diangkat jadi Pejabat, Ombudsman Sebut Melanggar SE MenPAN- RB

POLITIK

21747 dibaca
Akui Kalah di Banten, Ketua TKD Salahkan Masyarakat dan Kyai Ma'ruf
224 dibaca
Tunggu Hasil Resmi KPU, Andika: Kita Jaga Kondusifitas
202 dibaca
Gubernur Tunggu Rekomendasi KASN Soal Tiga ASN Dukung Calon DPD RI

HUKUM & KRIMINAL

194 dibaca
Polisi Tembak Dua Tersangka Perampok Spesialis Mini Market
126 dibaca
Dua Ribu Gram Sabu dari Jaringan Internasional Dimusnahkan
182 dibaca
Polda Selidiki Pemalsuan 80 SPBJ Palsu di Tangerang

PERISTIWA

1253 dibaca
Pertemuan Gubernur Banten dengan HMI Serang Tuai Kritikan
262 dibaca
Satu Petugas KPPS Meninggal Dunia, Bupati Serang Berduka
269 dibaca
Ricuh Saat Demo Gubernur, HMI Lapor ke Propam Polda Banten

EKONOMI & BISNIS

64 dibaca
Layani Pensiunan, Bank Banten Jalin Kemitraan dengan BPR Baturaja
186 dibaca
Bank Banten Dukung Layanan Samsat Nasional Modern Channel
Top