Minggu, 20 Oktober 2019

5 Besar se-Indonesia, Nilai Investasi di Banten Capai Rp55,8 Triliun

(Foto: Arif Soleh/lnilahBanten)
Kamis, 19 Apr 2018 | 19:36 WIB - Serang Ekonomi & Bisnis

lBC, Serang – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten merilis capaian investasi pada tahun 2017 senilai Rp55,8 triliun baik investasi dari penamaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN). Dari jumlah tersebut terbagi, untuk PMA Rp44 triliun dan senilai Rp15,15 untuk PMDN.

“Kita bicara tahun 2017, dari RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah) kita itu luar biasa. Dari target nasional pun sampai 90 persen. Investasi PMA maupun PMDN itu sebesar Rp55, 8 triliun,” kata Kepala DPMPTSP Banten, Wahyu Wardhana belum lama ini.

Dari capaian investasi tersebut, sambungnya, memang Banten sudah terbukti bahwa Banten menjadi wilayah tujuan utama para investor untuk berinvestasi. Merilis dari tahun 2015 sampai 2017, investasi di Banten termasuk pada posisi 5 besar se-Indonesia.

“Tambah lagi adanya kebijakan gubernur dan wakil gubernur kita punya prioritas program kepada pembangunan infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan. Bahkan saat ini arahannya industri kepariwisataan,”ungkapnya.

Wahyu Wardhana menyebutkan, kebijakan-kebijakan pemerintah atau gubernur dan wakil gubernur tersebut yang mendorong berkembangnya investasi di Banten. Dengan berkembangnya, karena Banten mempunyai potensi wisata yang luar biasa yang belum banyak dikembangkan.

“Mudah-mudahan kedepan dengan adanya perbaikan infrastruktur jalan bisa adanya peningkatan kapasittas jalannya menyumbang atau mendukung para investor untuk masuk ke Banten,”ucapnya.

Sedangkan langkah-langkah DPMPTSP Banten untuk meningkatkan iklim investasi dan realisasi investasi, akan terus mempromosikan potensi yang ada di Banten baik kawasan sektor industri, industri pariwisata maupun lainnya.

“Disisi lain, kita juga meningkatkan pelayanan. Seperti pelayanan perizinan, pelayanan informasi dan sebagainya, supaya nanti para investor merasa lebih mudah dalam berinvenstasi di Banten,”papar Wahyu.

Karenanya, untuk pelayanan perizinaan baik ditingkat provinsi, kabupaten dan kota nanti kewenangannya berbeda-beda, namun itu semua sudah menggunakan aplikasi online. “Jadi para pemohon izin akan mudah mengakses melalui internet untuk mengajukan perizinan investasinya,”terangnya.

“Tentunya akan jadi prioritas juga meningkatkan kualitas pelayanan perizinan baik di sektor industri baik industri logam basah dan kimia. Tapi kedepan yang menjadi priorias industri pariwisata, karena salah satu sektror yang baru untuk diwujudkan,”tambah Wahyu Wardhana.[Adv]

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Akew
Bagikan:

KOMENTAR

5 Besar se-Indonesia, Nilai Investasi di Banten Capai Rp55,8 Triliun
sayembara2

PEMERINTAHAN

153 dibaca
Pemprov Banten Terima Apresiasi dan Penghargaan dari Kemendagri
167 dibaca
Sosialisasikan SLRT, Layanan Sosial Kini Dilakukan Terpadu

POLITIK

679 dibaca
Didiskualifikasi, Balon Kades Garut Malah Kesurupan
117 dibaca
Rapatkan Barisan, Seluruh Dewan Golkar di Banten Diminta Solid

HUKUM & KRIMINAL

212 dibaca
Unit Reskrim Polsek Curug Tembak Gembong Curanmor
127 dibaca
Belum Nikmati Hasil Curanmor, Dua Pelaku Diringkus

PERISTIWA

68 dibaca
Bupati Serang Minta UPZ Maksimalkan Penerimaan ZIS
230 dibaca
Temui Massa Aksi Demo, Bupati Serang Jawab Semua Tuntutan

EKONOMI & BISNIS

105 dibaca
Musim Kemarau, PDAM Tirta Albantani Alami Kerugian Capai Rp5 Miliar
47 dibaca
Andika Jajaki Ekspor Gula Aren dan Manggis via Platform Digital
Top