Minggu, 19 Agustus 2018

326 Desa di Kabupaten Serang Bakal Dapat Mobil Ambulance

[Foto Istimewa]
Rabu, 16 Mei 2018 | 02:30 WIB - Serang Kesehatan Pemerintahan

lBC, Serang - Bupati Ratu Tatu Chasanah mengungkapkan, bahwa saat ini Pemeirntah Kabupaten (Pemkab) Serang sedang menyiapkan anggaran khusus untuk pengadaan mobil ambulance di setiap desa untuk 2019. Mobil ambulance akan membantu kinerja kader di desa yang akan dibawa ke rumah sakit.

“Semoga ini bisa terwujud pada tahun 2019 dan tidak ada lagi cerita jika ada pasien yang dibawa pake mobil losbak. Soal perawatan, ditanggung dari dana desa masing-masing,” kata Tatu.

Hal itu diungkapkan Ratu Tatu Chasanah saat memberikan sambutan reward kepada kader posyandu  Kabupaten Serang di Aula RSUD Kabupaten Serang pada Selasa, 15 Mei 2018.

DIa mengaskan kader posyandu memiliki peran penting. Sehingga, kader layak mendapatkan reward atau penghargaan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Serang. “Reward tersebut menjadi motivasi  kader dalam menjalankan kinerjanya secara maksimal saat di posyandu,” tuturnya.

Selain itu, dengan adanya kader posyandu bayi dan balita bisa terpantau dengan baik. “Kita merasa terbantu dengan adanya ibu kader, terkadang kan anak sakit bingung kemana, tapi dengan kader Insya Allah mereka ditangani,” terangnya.

Hadri pada acara tersebut, Pj Sekretaris Daerah(Sekda) Agus Erwana, Direktur RSUD Kabupaten Serang, Agus Gusmara, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang Sri Nurhayati, dan ratusan kader posyandu Kabupaten Serang.

Kadinkes Kabupaten Serang, Sri Nurhayati mengatakan bahwa pengadaan ambulance masih dalam tahap perencanaan. Tapi, proposal dari Desa sudah beberapa yang masuk pengadaan  ambulance di setiap desa. “Proposal masih kita seleksi, karena kita memiliki kriteria khsusus untuk mendapatkan mobil ambulance ,” ujarnya.

Masih kata Sri, pihaknya memberikan persyaratan khusus yakni, desa menyanggupi seluruh biaya operasional dan menjadi Desa siaga. Agar saat desa memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat. “Kalau kita backup seluruh desa untuk mengurusi operasional maka tidak cukup dan saat ini sudah ada beberapa desa yang mengajukan untuk kita proses kelanjutannya,” katanya.

Selain itu, di Kabupaten Serang memiliki 1.533 posyandu yang tersebar di 326 desa. Dengan adanya posyandu tersebut diharapkan tidak ada lagi gizi buruk. Meski demikian, gizi buruk nampaknya sulit untuk dihindari. “Mungkin di Negara maju juga sama, pasti ada satu atau dua yang terkena gizi buruk, paling tidak kita bisa meminimalisir,” Katanya.

Dia juga menjelaskan, tugas dan fungsi posyandu yaitu dapat mendeteksi dini bagi tumbuh kembangnya cabang bayi. “Diharapkan dengan berfungsinya posyandu bayi dan balita terkontol, dengan baiknya pelaksanaan di posyandu, sehingga mendapatkan pelayanan kesehatan lainnya seperti imunisasi dan lainnya, kalau baik sdm (sumber daya manusia) juga akan lebih baik,” harapnya.

Reporter: Didi Rosadi
Redaktur: Aden Hasanudin
Bagikan:

KOMENTAR

326 Desa di Kabupaten Serang Bakal Dapat Mobil Ambulance

BERITA TERKAIT

PEMERINTAHAN

251 dibaca
Cegah Korupsi, APIP dan APH Teken MoU
219 dibaca
HUT ke-11, Andika Minta Pemkot Serang Tingkatkan Pelayanan

POLITIK

3135 dibaca
Panitia Deklarasi #2019GantiPresiden Galang Dana untuk Korban Gempa Lombok
171 dibaca
Anggaran 5 Raperda Inisiatif DPRD Banten Tidak Transparan

HUKUM & KRIMINAL

183 dibaca
3.678 Warga Binaan di Lapas dan Rutan se-Banten Dapat Remisi
296 dibaca
Kadinkes Banten Terjerat Korupsi, WH: Pemecatan Ketika Sudah Inkrah
Top