Jumat, 19 Oktober 2018

326 Desa di Kabupaten Serang Bakal Dapat Mobil Ambulance

[Foto Istimewa]
Rabu, 16 Mei 2018 | 02:30 WIB - Serang Kesehatan Pemerintahan

lBC, Serang - Bupati Ratu Tatu Chasanah mengungkapkan, bahwa saat ini Pemeirntah Kabupaten (Pemkab) Serang sedang menyiapkan anggaran khusus untuk pengadaan mobil ambulance di setiap desa untuk 2019. Mobil ambulance akan membantu kinerja kader di desa yang akan dibawa ke rumah sakit.

“Semoga ini bisa terwujud pada tahun 2019 dan tidak ada lagi cerita jika ada pasien yang dibawa pake mobil losbak. Soal perawatan, ditanggung dari dana desa masing-masing,” kata Tatu.

Hal itu diungkapkan Ratu Tatu Chasanah saat memberikan sambutan reward kepada kader posyandu  Kabupaten Serang di Aula RSUD Kabupaten Serang pada Selasa, 15 Mei 2018.

DIa mengaskan kader posyandu memiliki peran penting. Sehingga, kader layak mendapatkan reward atau penghargaan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Serang. “Reward tersebut menjadi motivasi  kader dalam menjalankan kinerjanya secara maksimal saat di posyandu,” tuturnya.

Selain itu, dengan adanya kader posyandu bayi dan balita bisa terpantau dengan baik. “Kita merasa terbantu dengan adanya ibu kader, terkadang kan anak sakit bingung kemana, tapi dengan kader Insya Allah mereka ditangani,” terangnya.

Hadri pada acara tersebut, Pj Sekretaris Daerah(Sekda) Agus Erwana, Direktur RSUD Kabupaten Serang, Agus Gusmara, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang Sri Nurhayati, dan ratusan kader posyandu Kabupaten Serang.

Kadinkes Kabupaten Serang, Sri Nurhayati mengatakan bahwa pengadaan ambulance masih dalam tahap perencanaan. Tapi, proposal dari Desa sudah beberapa yang masuk pengadaan  ambulance di setiap desa. “Proposal masih kita seleksi, karena kita memiliki kriteria khsusus untuk mendapatkan mobil ambulance ,” ujarnya.

Masih kata Sri, pihaknya memberikan persyaratan khusus yakni, desa menyanggupi seluruh biaya operasional dan menjadi Desa siaga. Agar saat desa memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat. “Kalau kita backup seluruh desa untuk mengurusi operasional maka tidak cukup dan saat ini sudah ada beberapa desa yang mengajukan untuk kita proses kelanjutannya,” katanya.

Selain itu, di Kabupaten Serang memiliki 1.533 posyandu yang tersebar di 326 desa. Dengan adanya posyandu tersebut diharapkan tidak ada lagi gizi buruk. Meski demikian, gizi buruk nampaknya sulit untuk dihindari. “Mungkin di Negara maju juga sama, pasti ada satu atau dua yang terkena gizi buruk, paling tidak kita bisa meminimalisir,” Katanya.

Dia juga menjelaskan, tugas dan fungsi posyandu yaitu dapat mendeteksi dini bagi tumbuh kembangnya cabang bayi. “Diharapkan dengan berfungsinya posyandu bayi dan balita terkontol, dengan baiknya pelaksanaan di posyandu, sehingga mendapatkan pelayanan kesehatan lainnya seperti imunisasi dan lainnya, kalau baik sdm (sumber daya manusia) juga akan lebih baik,” harapnya.

Reporter: Didi Rosadi
Redaktur: Aden Hasanudin
Bagikan:

KOMENTAR

326 Desa di Kabupaten Serang Bakal Dapat Mobil Ambulance

PEMERINTAHAN

220 dibaca
ASN Pemprov Banten jangan Main-main dalam Absen
271 dibaca
HUT Ke-492, Pemkab Serang Diminta Perkuat Ekonomi Desa
247 dibaca
Dilantik, Pj Walikota Serang Diminta Perbaiki Jalan

POLITIK

148 dibaca
Pemilu 2019, Andika Ajak Masyarakat Cek Data Diri Sebagai Pemilih
420 dibaca
Ratusan Buruh Cikoja Deklarasi Pemilu Damai 2019
328 dibaca
Serempak di 29 Kecamatan, KPU Kabupaten Serang Lakukan GMHP

HUKUM & KRIMINAL

292 dibaca
6 Oknum Anggota Ormas Pengeroyok Polisi Terancam 7 Tahun Penjara
312 dibaca
Pengguna dan Pengedar Narkotika, Tiga Warga Cilegon Diringkus
217 dibaca
Alfamart Dibobol Maling, Uang Rp60 Juta Raib

PERISTIWA

156 dibaca
Polres Serang Kota Sita 3500 Lebih Botol Miras
186 dibaca
Tim PFA Dompet Dhuafa Pulihkan Anak-anak Pasca Gempa-Tsunami Sulteng
220 dibaca
Warga Petir Ditemukan Tewas Gantung Diri

EKONOMI & BISNIS

177 dibaca
MoU dengan DP3AKKB, Bank Banten Dukung Pemberdayaan Perempuan
187 dibaca
Andika Launching Toko Online Industri Rumahan Sijelita
Top