Rabu, 27 Maret 2019

3 Kelompok Hadis yang Disetujui Kesahihannya

[foto ilustrasi]
Rabu, 09 Jan 2019 | 20:41 WIB - Mozaik Islami

ISTILAH muttafaq alaihi gabungan dari frasa muttafaq yang artinya setuju, dan frasa alaih yang artinya cocok. Yang bisa dibedakan dari dua frasa ini, muttafaq alaihi artinya sesuatu yang disetujui. Mengingat istilah ini digunakan dalam ilmu hadis, maka hadis muttafaq alaih artinya hadis yang disetujui kesahihannya. Ada 3 penggunaan istilah muttafaq alaih yang disampaikan para ulama,

Pertama, hadis yang diriwayatkan Bukhari & Muslim dalam kitab sahihnya.

Dan riwayat Bukhari Muslim dapat disebut muttafaq alaih jika memenuhi persyaratan 3, 
- Hadisnya sama, berbeda redaksinya 
- Sahabat yang meriwayatkan sama 
- Ditempatkan dalam kitab shahihnya. Jika diriwayatkan Bukhari di kitabnya yang lain, seperti kitab Adabul Mufrad, kitab Tarikh atau yang lainnya, maka tidak dapat digunakan istilah muttafaq alaih.

Istilah yang digunakan oleh umumnya ulama hadis mutaakhirin.

Kedua, hadis yang diriwayatkan 3 imam, Bukhari, Muslim dalam kitab sahihnya dan imam Ahmad dalam al-Musnad. Ini adalah istilah yang digunakan Majduddin Abul Barakat Abdus Salam di dalam kitabnya Muntaqa al-Akhbar (al-Muntaqa fi al-Ahkam as-Syariyah min kalam Khoiril Bariyah). Kitab ini diberi penjelasan as-Syaukani menjadi kitab tebal berjudul Nailul Authar.

Di mukadimahnya dinyatakan, "Tanda untuk akun Bukhari & Muslim dengan istilah Akhrajahu, untuk daftar selain dua orang ini (Ahmad, Nasai, Abu Daud, Turmudzi, dan Ibnu Majah) dengan istilah rawahul khamsah. Ahmad, Nasai, Abu Daud, Turmudzi, dan Ibnu Majah) dengan istilah Rawahul Jamaah. Dan untuk istilah Ahmad, Bukhari, dan Muslim dengan istilah muttafaq alaih. " (Nailul Authar, 1/1)

Ketiga, hadis yang sanadnya sahih, perawinya yang bebas dan yang negatif dari para ulama, yang tidak bertentangan dengan Bukhari, Muslim, maupun Imam Ahmad. Dengan kata lain, hadis yang disetujui shahih menurut para ulama ahli hadis, meskipun tidak diriwayatkan Bukhari & Muslim. Ulama yang menggunakan istilah muttafaq alaih dengan makna seperti di atas adalah al-Hafidz Abu Nuaim dalam kitabnya Hilyah al-Auliya.

Syarafuddin Ali bin al-Mufadhal memberikan pengelasan penggunaan muttafaq alaih menurut Abu Nuaim, "Yang menggunakan Abu Nuaim dengan istilah yang disebut sampaikan, Muttafaq alaih adalah hadis yang melakukan kampanyekan Bukhari & Muslim untuk kitab sahihnya. cacat dan celaan dengan illah (cacat), menurut yang saya tahu. " (al-Arbaun ala at-Thabaqat, hlm. 457)

Demikian, semoga semakin mendekati kita dengan ilmu pasti mustholah hadis. [Umpan Ustadz Ammi Nur/lnilah]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

3 Kelompok Hadis yang Disetujui Kesahihannya

PEMERINTAHAN

6749 dibaca
Soal Tiga Guru Dilantik jadi Pejabat, Gubernur WH: Apa, Apa?
5902 dibaca
Guru Diangkat jadi Pejabat, Ombudsman Sebut Melanggar SE MenPAN- RB
1724 dibaca
Ini 202 Nama Pejabat Pemprov Banten yang Dilantik
dvvdv wagub

POLITIK

826 dibaca
Gubernur Wahidin Ajak Warga NU Banten Dukung Ma'ruf Amin di Pilpres
548 dibaca
Pelapor ASN Dukung Calon DPD RI Anak Gubernur Banten Diperiksa Bawaslu
230 dibaca
Survei Demokrat: Masyarakat Tidak Puas atas Kinerja Gubernur dan Wagub Banten

HUKUM & KRIMINAL

344 dibaca
Personil Polsek Cikande Berhasil Selamatkan Uang Nasabah Rp80 Juta
269 dibaca
Kepergok Akan Mencuri, Warga Lampung Tewas di RSUD Serang

PERISTIWA

4163 dibaca
10 Ribu Forum Honorer Tetap Akan Demo Dindikbud Banten Terkait Pemecatan 6 Guru
Top