Jumat, 07 Mei 2021

10 Malam Terakhir Ramadan Dilarang Hubungan Intim?

Minggu, 02 Mei 2021 | 22:33 WIB - Mozaik Islami

BENARKAH selama 10 malam terakhir Ramadan umat Islam dilarang melakukan hubungan badan?

Tidak seperti itu. Allah telah menghalalkan bagi umat Islam untuk melakukan hubungan badan di malam Ramadan. Allah berfirman,

"Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka." (QS. al-Baqarah: 187).

Dalam ayat di atas, Allah halalkan hubungan badan pada lailatas shiyam []. Kata lailah adalah isim jenis yang menunjukkan makna seluruh malam. Sehingga ayat ini dalil boleh melakukan hubungan badan sepanjang malam puasa ramadan. Artinya, itu berlaku sampai akhir ramadan.

Kecuali bagi orang itikaf, mereka dilarang melakukan hubungan badan, karena bisa membatalkan itikafnya.

Allah berfirman,

"Janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beritikaf dalam mesjid." (QS. al-Baqarah: 187).

Nabi Shallallahu alaihi wa sallam Mengencangkan Ikat Pinggangnya?Menurut keterangan Aisyah Radhiyallahu anha, ketika masuk 10 terakhir ramadan, Nabi Shallallahu alaihi wa sallam lebih rajin lagi dalam beribadah. Aisyah mengatakan,

"Nabi Shallallahu alaihi wa sallam ketika masuk 10 terakhir ramadan, beliau mengencangkan sabuknya, menghabiskan malamnya dengan ibadah, dan membangunkan para istrinya (untuk ibadah). (HR. Bukhari 2024).

Ada beberapa keterangan ulama tentang makna keterangan Aisyah Radhiyallahu anha, "mengencangkan sabuknya",

- Dimaknai secara hakiki. Artinnya, beliau benar-benar mengencangkan sabuknya.

- Dipahami sebagai kalimat kiasan, untuk mengungkapkan dua hal,yakni -Menjauhi hubungan badan, dan atau menghabiskan waktu untuk fokus ibadah

Mengapa Nabi Shallallahu alaihi wa sallam menjauhi istrinya di 10 malam terakhir Ramadan? Ada yang mengatakan, karena beliau sedang itikaf. Ada juga yang mengatakan, itu terjadi di luar itikaf. Yang kedua ini merupakan pendapat al-Qurthubi. (Fathul Bari, 4/269)

Namun apapun itu, apa yang beliau lakukan bukan dalam rangka melarang umatnya untuk melakukan hubungan badan di 10 malam terakhir ramadan. Namun untuk karena kesungguhan beliau dalam beribadah ketika itu, hingga beliau tinggalkan hubungan badan. Allahu alam.[lnilahkoran]

Bagikan:

LAINNYA

Rahmat Allah Juga Melingkupi Para Pendosa
Minggu, 02 Mei 2021 | 22:23 WIB
Rahmat Allah Juga Melingkupi Para Pendosa
14 Tips Menjelang 10 Malam Terakhir Ramadan
Jumat, 30 Apr 2021 | 15:02 WIB
14 Tips Menjelang 10 Malam Terakhir Ramadan
Allah Tak Butuh Puasa Kita Jika Tetap Bermaksiat
Jumat, 30 Apr 2021 | 14:54 WIB
Allah Tak Butuh Puasa Kita Jika Tetap Bermaksiat

KOMENTAR

10 Malam Terakhir Ramadan Dilarang Hubungan Intim?
hut cilegon pa aef

INILAH SERANG

10 dibaca
Lagi, Polres Serang Ringkus Pengguna dan Pengedar Sabu

HUKUM & KRIMINAL

10 dibaca
Lagi, Polres Serang Ringkus Pengguna dan Pengedar Sabu

POLITIK

247 dibaca
Dinilai Sudah Tak Sehat, Pengurus Bapera Tangsel Membubarkan Diri

PENDIDIKAN

245 dibaca
Pemkab Serang Mulai Pembelajaran Tatap Muka Dimasa Pandemi
Top