Rabu, 18 Oktober 2017

Tiga Cakades Koranji Ngaku Sudah Setorkan Uang ke Panitia Pilkades

Ilustrasi
Kamis, 12 Okt 2017 | 22:07 WIB - Pandeglang Hukum & Kriminal

IBC,  Pandeglang - Dugaan Pungutan Liar (Pungli) dalam bursa Pemilihan Kepala Desa (Pilkades)  Desa Koranji,  Kecamatan Polosari,  Kabupaten Pandeglang nampak bukan isapan jempol belaka. Akan tetapi praktik tersebut benar adanya.   Lantaran,  tiga dari empat bakal calon kepala desa mengaku sudah menyetorkan.

Meski sebelumnya Jaya, bakal calon kepala desa Koranji, membantah adanya pungutan dari panitia.  Namun pernyataan Jaya rupanya terbantahkan oleh rivalnya,  Solehudin.

Solehudin mengatakan dari empat bakal calon,  tiga diantaranya sudah menyerahkan kepada panitia,  sementara satu bakal calon ia belum mengetahui sudah menyetorkan atau belum. Keempat bakal calon kepala desa diantaranya,  Solehudin, Usman,  Jaya FT dan Ace Supendi.

"Yang tiga sudah. Yang Ace Supendi daftar baru, tahu udah tahu belum," kata Soleh melalui pesan whatsapp, Rabu 10-Oktober-2017.

Saat ditanya tiga bakal calon kepala desa sudah menyerahkan sebesar Rp2,5 juta?. Solehudin hanya mengiyakan.

Namun keterangan berbeda disampaikan bakal calon Kepala Desa Koranji lainnya, Usman. Ia mengatakan soal pungutan tersebut   berdasarkan hasil musyawarah. Sedangkan ia baru menyetorkan DP sebesar Rp 250 ribu sebagai tanda jadi.

"Sebagai tanda jadi saya kasih DP Rp 250 ribu,"sebutnya.

Sementara, Tata Ketua Panitia Pilkades Desa Koranji yang secara tidak sengaja bertemu dengan IBC disalah satu warung nasi yang tidak jauh dari kantor kecamatan Pulorasi,  ia menolak diwawancara karena kondisinya tengah lapar dan  mencari warung nasi.

Dikonfirmasi melalui pesan whatshap, Camat Pulosari Efi mengungkapkan, terkait  pungutan di Desa Koranji kepala bakal calon bukanlah pungutan tetapi hanya pinjaman karena anggaran Pilkades belum cair.

"Terkait isu pungutan di desa Koranji pengakuan ketua pilkades itu sifatnya dana talangan atau pinjaman karena anggaran dari APBDes belum cair yang akan dibayar ketika anggaran dari desa udh cair,"jelasnya.

Efi mengaku akan segera mengecek pungutan tersebut kepada para bakal calon. Pihak kecamatan selalu menekankan kepada ketua panitia dan penanggung jawab Pilkades desa bahwa tidak boleh ada pungutan apapun terhadap calon.

"Walaupun panitia mengeluhkan anggaran pilkades di APBdes-nya yang relatif kecil,"tandasnya.

Diberitakan sebelumnya,  Panitia Pilkades diduga melakukan pungutan Rp 2,5 juta per bakal calon kepala desa. Pungutan tersebut lantaran anggaran Pilkades Desa Koranji sebesar Rp 28 juta dirasakan kurang untuk melakukan pesta demokrasi

 

Reporter: Saepullah
Redaktur: Akew
Bagikan:

KOMENTAR

Tiga Cakades Koranji Ngaku Sudah Setorkan Uang ke Panitia Pilkades

POLITIK

Rabu, 18 Okt 2017 | 19:08 WIB
Bacalon Kades Nanggung di Kumpulkan, Panitia Sosialisasikan Tahapan
Rabu, 18 Okt 2017 | 13:50 WIB
Pilih Agenda Partai, Puluhan Anggota DPRD Pandeglang Mangkir Dirapat Paripurna
Selasa, 17 Okt 2017 | 21:17 WIB
KPU Segera Umumkan Sipol ke Publik

HUKUM & KRIMINAL

Rabu, 18 Okt 2017 | 22:25 WIB
Bupati Serang Terus Dukung Renaksi KPK
Rabu, 18 Okt 2017 | 12:54 WIB
Palsukan SIM, Dua Warga Lebak di Tangkap Polisi
Selasa, 17 Okt 2017 | 19:59 WIB
Kapolres Serang Minta Anggota Hati-hati Gunakan Senpi

PENDIDIKAN

Rabu, 18 Okt 2017 | 19:30 WIB
Lelang Jabatan Kepsek SD dan SMP di Pandeglang Disoal
Rabu, 18 Okt 2017 | 18:00 WIB
Andika Ingin SMK Membaca Peluang Bisnis e-Commerce
Selasa, 17 Okt 2017 | 10:36 WIB
Pemuda Pulosari Jadikan Pos Ronda untuk TBM Saung Cerdas
Top